Mutiara Hitam

Rumah Kita Papua, 10 Oktober 2021 Anak-anakmu melangkah ke sekolah  Menunggu guru Berharap ada pelajaran baru Bermimpi sekolah menjadi tempa...

Rumah Kita Papua, 10 Oktober 2021


Anak-anakmu melangkah ke sekolah 
Menunggu guru
Berharap ada pelajaran baru
Bermimpi sekolah menjadi tempat yang menyenangkan


Tivi mengabarkan jalan-jalanmu sudah mulus 
Dengan dana berangka bombastis


Lima enam manusia Jakarta muncul
Dua tiga menjadi perintis dan pembuka pintu bagi anak-anakmu
Empat sampai Enam hanya menjadi pedagang deritamu 
Manusia Jakarta ini mulai merasa paling tahu cara membalut lukamu
Kemudian mereka memperlakukanmu objek percobaan untuk dijual tak terkecuali lukamu
Laiknya dagangan
perasaan, mimpi, harapan bahkan kemanusiaanmu dianggap nihil


Satu dua manusia perantau datang
Menjadi iba dan ingin menolong dengan segala keterbatasannya
Tetapi pedagang deritamu telah memotong lidah manusia iba itu

Dikau Mutiara Hitam tetap saja meyakini 
Bahwa Tanah Perjanjian dengan Tuhan pun tidak akan menutup mata
Karma tetap disiapkan untuk para pedagang penderitaanmu 


Keerom, 10 Oktober 2021
Dina Mariana Lumban Tobing

Related

Sastra 6410088333767478717

Posting Komentar

  1. Terima kasih kak sudah menoreh tulisan dan sedang menjelajahi dan membagikan ilmu dr apa yang kk pnya serta belajar juga dr Tanah dan Manusia Papua saat ini, tentang Tanah dan Manusia Papua, i home kaka benar2 bisa mencintai Papua dan Manusianya sungguh karena kami pun percaya dan itu sudah terbukti bahwa setiap orang yang bekerja dengan jujur di atas Tanah ini (Papua) akan diberkati🙏🏾😇💙

    BalasHapus
  2. Salam sayang untuk anak -anak Papua yang berani bangga dengan diri dan tanahnya

    BalasHapus

emo-but-icon

Kabar Terhangat

Situs Web PGI

Berita Terbaru

item