PANDEMI DAN KELUARGA SIPARHOLONG

Rumah Kita, 5 Juli 2021 April kemarin keluarga Siparholong membeli bibit cabai Hargaya mahal bukan kepalang Kata Tulang pemilik toko "k...

Rumah Kita, 5 Juli 2021



April kemarin keluarga Siparholong membeli bibit cabai
Hargaya mahal bukan kepalang
Kata Tulang pemilik toko
"karena pandemi sulit mendapat stok benih"



Pada Mei keluarga Siparholong membeli benih bayam
Naik tigaribu dari harga di bulan April
"Apa boleh buat mobilitas terganggu karena pandemi", kata Tulang yang sama


Kini keluarga Siparholong hendak menjual hasil panen cabai dan bayam
Tiba di pasar harga terjun bebas hingga modal tanam pun tak terbayar
Kata Namboru Tengkulak 
"Karena pandemi daya beli masyarakat rendah"


Keluarga Parholongpun berkata 
"Ku tak sudi ketemu pandemi ini"


Sore ini keluarga Parholong mendorong bayam dan cabai dengan sorong
Mereka menjaja hasil panen itu ke rumah tetangganya
Tetangganya bertanya kenapa tak dibawa ke pasar?
Keluarga Parholong berkata
"Semua orang menunggangi pandemi dan memunggungi kami"


*** Oleh Dina Mariana Lumban Tobing 





Related

Terkini 5965465512254648578

Posting Komentar

emo-but-icon

Kabar Terhangat

Situs Web PGI

Berita Terbaru

item