FACEBOOK DAN GEBRAKAN NYATA DI KABUPATEN DAIRI

FACEBOOK DAN  GEBRAKAN NYATA DI KABUPATEN DAIRI (Oleh Dina Mariana Lumban Tobing) Mengutip gagasan dari Rainy MP Hutabarat ...

FACEBOOK DAN  GEBRAKAN NYATA DI KABUPATEN DAIRI
(Oleh Dina Mariana Lumban Tobing)





Mengutip gagasan dari Rainy MP Hutabarat (KOMUNITAS Edisi November-Desember 2014 hal 1) yang menyatakan bahwa “semakin luas ketersediaan layanan Internet dan akses kepada Internet, semakin demokratis sebuah Negara’, menjadi inspirasi dalam tulisan ini.
Ya, Internet kini telah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Dairi. Akses Internet melalui jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Blacberry, You tube dll telah merambah masyarakat antar generasi di kabupaten Dairi.  Temuan tekhnologi ini tentu membawa sisi negatif sekaligus positif secara berdampingan. Namun pada kesempatan ini penulis akan memaparkan hal positif yang terjadi di Kabupaten Dairi yang berawal dari komunikasi dan interaksi intens oleh sesama penduduk atau perantau asal Kabupaten Dairi melalui  Facebook.

Sebuah komunitas yang berawal dari kegelisahan terhadap apa yang terjadi di Kampung Halaman Dairi yang melahirkan diskusi dan komunikasi intens beberapa masyarakat Dairi yang masih tinggal di Dairi dan para perantau asal Dairi  ini menggagasi lahirnya sebuah organisasi massa bernama WAMADA (Wajah Masyarakat Dairi). WAMADA dibentuk pada tanggal 4 Januari 2013. Mengapa Komunitas ini menarik? Komunitas ini sangat aktif di Facebook dengan nama Group WAMADA. Di Group ini para membernya bebas mengemukakan pendapat, pertanyaan, sekedar bercanda bahkan berdiskusi serius yang melahirkan program dan gerakan bersama di Kabupaten Dairi.
Adapun kegiatan terbaru dari Komunitas ini adalah Pelaksanaan Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba yang ditargetkan akan dilaksanakan di seluruh Sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Dairi. Panitia menjadwalkan kegiatan ini pada Minggu ke 4 Bulan Juli 2015 mendatang.

Berawal dari kegelisahan dan keprihatinan para anggota  yang bergabung di Group WAMADA tentang fakta yang ada di Kabupaten Dairi bahwa semakin maraknya penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di kalangan Pelajar SMP dan SMA.
Data dari Polres Dairi dalam kurun waktu 5 Tahun terkahir (2010-2014) tercatat bahwa penyalahgunaan Narkoba mengalami peningkatan yang mana dari 56 pengguna yang tertangkap oleh aparat 85 % diantaranya adalah usia produktif. Data ini sangat memperihatinkan, bagaimana masa depan Kabupaten Dairi kelak apabila generasi muda sebagai pemegang tongkat estapet pembangunan ini telah terjerumus dalam bahaya Narkoba? Sudah menjadi rahasia umum bahwa penyalahgunaan Narkoba selalu membawa malapaetaka bagi diri Pemakai, keluarga dan lingkungannya.
Berangkat dari data diatas WAMADA kemudian sepakat untuk melaksanakan suatu gerakan Anti Narkoba di Kabupaten Dairi.WAMADA bekerja sama dengan berbagai organisasi di Kabupaten Dairi seperti GMKI Cabang Sidikalang, Persekutuan Pelangi Kasih (PDPK) Parongil, Pertanian Selaras Alam (PETRASA), Perkumpulan Sada Ahmo (PESADA), Birong Community akhirnya dibentuklan Panitia Pelaksana yang mewakili masing-masing organisasi. Kegiatan ini sepenuhnya disambut baik dan didukung oleh berbagai instansi Pemerintah di Kabupaten Dairi meliputi Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan; Pariwisata;Olahraga dan Pemuda, POLRES Dairi, Dandim 0206 Dairi; DPRD Dairi dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara . Gerakan ini mulai membuahkan hasil.
Berkat kerja keras seluruh Panitia dan dukungan dari berbagai pihak akhirnya pada tanggal 2-3 Juli 2015 bertempat di Gedung Sopo Sahat Martua Panji, Dairi telah dilaksanakan Pelatihan bagi 25 orang relawan yang akan ditugaskan ke Sekolah-sekolah (SMP-SMA) di Kabupaten Dairi. Dilatih langsung oleh BNN Provsu dan pihak-pihak terkait lainnya di Kabupaten Dairi, seluruh relawan yang telah dilatih ini akan diberi tugas dan tanggungjawab untuk terjun langsung ke seluruh sekolah (SMP-SMA) yang ada di Kabupaten Dairi untuk menggelar Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di penghujung Bulan Juli 2015 mendatang.
Pekerjaan ini tentu tidak mudah mengingat ada 66 SMP/sederajat dan 42 SMA/Sederajat di Kabupaten Dairi. Kegiatan ini menuntut konsistensi, kerelaan mengorbankan waktu, tenaga, pikiran bahkan materi dari seluruh pihak pelaksana kegiatan dimaksud dan juga dari seluruh masyarakat Kabupaten Dairi.
Komunikasi yang baik dan kerjasama yang telah terjalin dengan berbagai instansi pemerintah dan Organisasi Non Pemerintah berdampak baik bagi persiapan dan pencapaian target kegiatan akbar ini. Segala bahan pelatihan dan materi tentang penyuluhan Anti Narkoba baik berupa tulisan dan Video testimoni dari para mantan pemakai Narkoba yang didapat dari berbagai sumber  ini sangat membantu para relawan untuk meramu metode dan teknik penyuluhan yang sesuai dengan kultur dan kondisi para pelajar di Dairi sehingga penyuluhan ini diharapkan dapat memantapkan niat para pelajar di Kabupaten Dairi untuk tidak tergoda dalam penyalahgunaan Narkoba dan meraih masa depan gemilang tanpa Narkoba.
Ini lah salah satu gerakan nyata yang positif, yang lahir dari penggunaan media sosial facebook. Gerakan nyata yang dipikirkan, dieksekusi dan dipertanggungjawabkan secara transparan melalui diskusi-diskusi di ruang maya, hingga semua member mengetahui perkembangan gerakan yang ada di Kabupaten Dairi bahkan pendanaan yang dilakukan secara kolektif dan transparan membuat komunitas ini semakin kuat,dipercayai dan telah memberi warna tersendiri di Kabupaten Dairi.Untuk kelancaran dari kegiatan yang akan dilaksanakan di Sekolah-sekolah di Kabupaten Dairi ini kami juga sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak baik berupa poster-poster Anti Narkoba, Video testimoni dari para mantan Pemakai, ide maupun materi.
 Komunitas yang lahir dari  Facebook ini akhirnya menjadi wadah perjuangan bersama dan sekaligus alat untuk menyatakan demokratisasi di Kabupaten Dairi dalam memerangi ketidakadilan dan berbagai kesenjangan keputusan Pemerintah melalui berbagai gerakan nyata yang telah dilakukan bersama. Semua ini adalah sebagai bukti nyata kecintaan terhadap Kampung Halaman. Semoga semakin banyak netizen yang melek, kritis dan peduli terhadap lingkungan tempat ia tinggal sehingga media sosial tidak hanya sebagai hiburan belaka tetapi menjadi berguna sebagai wadah perjuangan di dunia nyata. 
Mengingat sulitnya mendapat akses informasi mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba di Dairi, melalui kegiatan ini masyarakat Dairi sangat mengharapkan melalui kegiatan Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba yang dipelopori oleh WAMADA menjadi cikal bakal dibentuknya Badan Narkotika Nasional Kabupaten Dairi. Sehingga Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Dairi dapat dilaksanakan lebih intens dan progresif lagi, serta bagi masyarakat yang terlanjur menyalahgunakannya boleh mendapat rehabilitasi. Semakin banyak hal positif yang terjadi akibat media sosial adalah indikator semakin dewasa nya netizen dalam menggunakan jejaring sosialnya.
(Dina)

Posting Komentar

emo-but-icon

Kabar Terhangat

Situs Web PGI

Berita Terbaru

item